Biru Dan Hijau

Isnin, 23 Mei 2011

permulaan hari

Hari ini kumulakan hijrah
setelah semalam tidak lagi cerah:
hanya langit merah
dan sedikit pancaran suria memecah
jingga yang kusangkakan indah.
Perlahan-lahan aku
melangkaui jalur hitam sejarah
mencari antidot luka bernanah
pada tiap pelusuk daerah
masih...
masih lagi aku hampa tak sudah.
Sesekali bayu berpuput lembut
mendinginkan peluh yang mencurah
lalu aku terduduk
meneguk sisa tenaga tak lagi terkerah,
menanam frasa "sejarah tidak akan berubah"
sebelum mengatur semula langkah.

Sabtu, 14 Mei 2011

Bintang ciptaan tuhan

aku kagum pada bintang..
tidakkah kau lihat?
pijarnya warnai lembar gulita?
Sebagaimana kagumku pada jiwa-jiwa cahaya
sang pembawa lentera kehidupan
ketika zamannya gelap gulita
bintang… bintang yang sederhana,
aku pun menyukainya
bintang yang terpaku kokoh dan tegar
ia tak butuh riasan, tak pula hiasan
ia bukan badut-badut picisan
ia hanya cahaya
yang sederhana
yang beri arti di
tengah gulita
dan aku pun suka
pada setiap jiwa-jiwa cahaya
mereka yang
bersinar apa adanya
tak kurang, tak
lebih.. hanya semampu mereka
bukankah gulita
itu musnah dengan cahaya?
aku terpesona
pada bintang
bukankah ia
mengagumkan?
ia kecil,
bersinar, namun penuh arti
ia beri petunjuk
tuk para pengembara
maka aku pun
terpesona pada jiwa-jiwa cahaya
bagi mereka yang
menunjukkan jalan
tuk semua
kehidupan di rengkuhannya
ah.. bintang-bintang, tahukah kau?
terkadang aku
tergoda pada purnama
kuningnya cantik,
dan ia pun lebih terang
namun sayang
purnama tiada ditiap malam
dan bukankah
cahayanya semu?
bintang tiada
sama dengan purnama
bintang bersinar,
dan sinarnya berbeda
Bukan pada
putihnya,
bukan pada biru,
merah, apapun warnanya
Bukan.. bukan
itu..
Bukan pula kerlip
sinarnya
Aku kagum pada
caramu bersinar
kau muncul,
membakar dirimu, dan ketika habis…
Dan ketika
habis..
kau pun akan musnah hilang
Akankah purnama seperti itu?
Maka aku pun tetap lebih menyukai bintang..
Bagi setiap yang
bercahaya dan dipantulkan,
namun terkadang musnah
dilupakan
bagiku, itulah
jiwa-jiwa cahaya sesungguhnya
mereka tahu mereka
akan musnah
namun mereka
tetaplah pijarkan cahaya
ah bintang, tak semua orang paham akan cantikmu
andai saja kau muncul sekali dalam seribu masa
pastilah setiap
manusia akan terpesona
mungkin mereka terlalu bodoh untuk mengagumimu
atau terlalu sibuk
tuk nikmati pesonamu?
ah manusia-manusia itu…
baginya, yang indah hanyalah dalam rengkuhannya..
bintang, aku menyukai cahayamu
aku suka bagaimana kau terangi rengkuhanmu
aku suka bagaimana kau sinari bumiku
aku suka apapun tentang kau
sebagaimana sukaku
pada jiwa-jiwa cahaya
dan akhirnya aku
mencintai bintang
sebagaimana
penghuni bumi mencintai matahari
sebagaimana cintaku
pada jiwa-jiwa cahaya
dan aku pun
mencintai bintang apa adanya
Wahai yang
bercahaya
Aku mencintaimu
apa adanya..
Itu la bintang ciptaan
Tuhan.

Sabtu, 7 Mei 2011

Ketika...

Ketika ia akhirnya beranjak pergi dari hidupmu
Sesungguhnya ia tak pernah mengkhianatimu
Justru ia telah jujur teramat jujur kepadamu
Hanya saja hatimu tak menginginkan kejujuran itu
Kau mau yang palsu… asal sesuai dengan ego dan hasratmu
Ketika seseorang itu pergi meninggalkanmu
Lalu berjalan beriring dengan seseorang dari dekatmu
Itulah waktu terbaikmu menunjukkan besarnya ketulusanmu
Memang akan sakit dan mungkin meremukkan dinding kalbu
Bukankah setiap insan juga ingin mengejar bahagia, sadarkah kamu?
Kawan…relakanlah cinta ketika telah tiba saatnya ia pergi
Renungkanlah perjalanan indahmu bersamanya lalu temukanlah putih
Jauhkanlah rasa sakit hati sebab cinta tak untuk bermuara pada benci
Berhentilah sejenak untuk meminta, lekaslah mulai memberi
Kelak kau akan kembali bahagia, terlebih jika itu lah yang sejati
Percayalah…
Kuatkanlah…
Berdirilah…
Berjalanlah…
Sebab bagaimanapun engkau seorang wanita soleha...

Awak yang terbaik...hurmm..huhu..^_^..

Untuk Ibu Yang Tersayang...


A
ku lahir tanpa apa-apa,
Engkaulah yang mengajariku segalanya,
Membesarkanku dengan segala upaya,
Berharap aku kan jadi orang yang berguna..

Ketika aku menangis dalam takut,
Engkaulah yang menenangkanku..
Dan ketika aku jatuh sakit,
Engkaulah yang selalu berada di sampingku..

Engkau menegurku ketika aku salah,
Engkau mengingatkanku ketika aku lupa,
Engkau menghiburku ketika aku sedih,
Engkaulah yang menyembuhkanku ketika aku terluka..

Kini aku telah dewasa,
Berusaha mengejar dan meraih cita-cita,
Berharap kan menjadi orang yang berguna,
Demi mewujudkan harapan dan impian keluarga..

Terima kasih ibu,
Engkaulah segalanya bagiku,
Tanpamu kini aku bukanlah apa-apa,
Kasihmu padaku tak kan terbalas sepanjang masa...

Jumaat, 6 Mei 2011

saya tak tau??

saya tak tau..
bintang yang terang
sinarmu sungguh indah
keindahanmu mengingatkan aku
pada seseorang…………
dimana aku sangat merindukannya
malam yang begitu sunyi……….
mengapa dia tak hadir untuk menemaniku
angin yang berhembs dengan kencang……….
Tuhan sampaikan salam ku padanya
bahwa aku sangat merindukannya
kuingin dia selalu mencintaiku
dimanapun dia melangkah
dan aku ingin mengucapkan..
SELAMAT MALAM...

 S-eandainya
E-ngkau
L-ebih kenal
A-kan diriku
M-aka aku
A-kan
T-ersenyum
M-anis untukmu
A-gar engkau
L-lebih tau
A-ku senantiasa
M-merindukanmu
Mengenalmu adalah suatu anugerah
Menyakitimu adalah suatu larangan
Mendampingi hidupmu adalah suatu kebahagiaan
Meninggalkanmu adalah suatu kebodohan

Isnin, 2 Mei 2011

Impian..

Mana temanku..
Mana orang yg ku anggap sahabat…
Mana sang penghibur saat
Aku terluka dan berhiaskan air mata.

Meraka tak pernah ada..
Sahabatku tak pernah hadir
Sedetikpun di pelupuk mata…
Tapi aku tatap melangkah..
Meraih mimpiku…..

Meski luka menghias di dinding jiwa…
Meski raga sepi ditinggal pergi teman sejati…
Namun langkahku tak berhenti…
Hanya sampai di sini……

Karena kini ku tak peduli lagi..
Sakit yang terlukis dihati
Teman yang tak lagi ingin temani…
Kerana aku akan tetap melangkah…
Wujudkan mimpiku…

Demi impianku…
Lelah ku kan tetap berlari.,.
Letih ku kan tetap melangkah..
Demi impianku..
Demi cita-cita yang telah
Sekian lama kulukis dalam
Lembaran kisah hidupku….
temanku .. sahabatku seorang ..
aku berterima kasih padamu ..
karnamu ..
aku lebih bisa menghargai hidup sekarang ....
ternyata ..
"sesuatu" yang kau berikan padaku
sangat membantuku saat ini , hari ini , esok, dan sterusnya ...

sahabatku seorang ...
aku bersyukur tlah di pertemukan denganmu ..

tapii ....
aku bersedih sahabatku ..
karena kau dan aku
akan pergi jauh ...
meninggalkan semua .. semuanya ...

mereka tak bisa menyalahkanku ...
aku tak bisa menyalahkanmu ...
ini jalanku dan jalanmu juga ...

maafkan segala kesalahanku padamu ....
jika aku pergi lebih cepat
katakan pada mereka ... aku meyayanginya ,,